Di
Skandinavia, masa perayaan yang dikenal dengan nama Yule memberikan
nuansa lain dalam perayaan, yang berlawanan dengan kerohanian. Ketika
musim dingin mengakhiri musim pertumbuhan, kesempatan untuk menikmati
berkat musim panas mendorong banyaknya pesta pora dan hura-hura.
Budaya
Keltik di kepulauan Inggris menghormati semua tanaman, khususnya daun
"mistletoe" dan "holly". Keduanya merupakan lambang kesuburan, dan
digunakan untuk menghias rumah dan altar mereka.
Kebiasaan-kebiasaan
baru saat Natal muncul pada abad pertengahan. Kontribusi yang paling
menonjol adalah lagu-lagu Natal, yang menjelang abad XIV dihubungkan
dengan ibadah kelahiran Kristus.
Di
Italia, sebuah tradisi dikembangkan untuk menetapkan kembali kelahiran
Kristus dan penafsiran peristiwa Natal Pertama. Konon, tradisi ini
diperkenalkan oleh Santo Fransiskus sebagai bagian dari usaha-usahanya
untuk menghadirkan pemahaman rohani kepada kaum awam.
Hari-hari
Peringatan Orang-orang Kudus juga berperan dalam perayaan-perayaan
Natal kita. Tokoh utama dalam Natal masa kini adalah Santo Nikolas yang
selama berabad-abad telah diperingati pada tanggal 6 Desember. Dia
adalah salah satu pelopor sosok Sinterklas.
Ritual
yang terkenal lainnya adalah pembakaran kayu Yule, yang melekat kuat
dalam penyembahan kaum pagan kepada tanaman dan api, serta dikaitkan
juga dengan kekuatan sihir dan gaib.
Merayakan
Natal telah menjadi kontroversi sejak awalnya. Karena banyaknya
perayaan/festival yang berakar dari praktik-praktik pagan,
festival-festival itu sangat ditentang oleh golongan konservatif di
dalam gereja. Pesta pora, pemberian hadiah, dan hal-hal yang berlebihan
menunjukkan perbedaan tajam dengan kesederhanaan Natal Pertama. Banyak
orang di sepanjang zaman hingga sekarang, mengutuk praktik-praktik
serupa karena berlawanan dengan semangat Natal yang sebenarnya.
Rujukan awal dalam bahasa Inggris yang menyebut 25 Desember sebagai hari Natal baru muncul pada tahun 1043. (t/Setya)
Diterjemahkan dari:
| Nama situs | : | Christmas History |
| Alamat URL | : | http://www.christmas-time.com/cp-hist.html |
| Judul asli artikel | : | The History of Christmas |
| Penulis | : | Alan Williams |
| Tanggal akses | : | 12 September 2011 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar